ANGKOT...
Agak jarang saya naik angkot dan bis kota di Jakarta, tentu sesudah
saya memiliki kendaraan hehehe… Banyak alasan kenapa jarang naik angkot
di Jakarta, pastinya kita semua sudah bisa menebak. Macet, penumpang
berjubel, tidak tertib, ugal-ugalan di jalan, dan sederet keluhan
penumpang lainnya.
Kali ini, senin, 19 Juli 2010, saya harus naik angkot karena kendaraan saya ditinggal di sekolah tempat saya mengajar.
Sejak pagi buta, pukul 04.50, persis sehabis shalat shubuh saya harus
“berburu” angkot agar tak telat sampai di sekolah. Butuh hampir 2 jam
untuk ke sekolah yang hanya berjarak 25 km.
Wah, alhamdulillah, dinginnya udara pagi Pamulang-Ciputat-Lebak
Bulus-Kebayoran Lama, jalanan yang saya lewati dengan angkot memaksa
saya untuk berjaket ria. Tapi lucunya, sudah begitu banyak asap
(polusi) kendaraan merenggut dingin dan segarnya udara pagi. Yah,
begitulah…
Sekitar pukul 05.15 di daerah Lebak Bulus tampak ada keramaian di
pinggir jalan. Rupanya, ada tabrakan kecil antar sepeda motor. Seorang
pelajar tampak tergeletak di pinggir jalan sedang mendapat pertolongan
dari warga, sementara sepeda motor yang bertabrakan masih ditertibkan.
Begitulah pemandangan sehari-hari di Jakarta. Kota besar nan indah berselimut kemelut tak berujung…
Isi Pesan
Visitors :11114 Org
Hits : 223012 hits
Month : 379 Users